Pagi yang kian menyapaMentari yang tersenyum bahagiaAir mengalir begitu indahBerbeda dengan hatiku yang kian gundaJiwaku yang semakin laraTeringatku kepada sosok bintang yang pernah singgahKasih sayang yang pernah terciptaAdakah angin yang mampu membisiknyaDisini ku terpaku dalam hampa menantinyaDahulu bagaikan alunan lagu memetik melo dicintaMenyanyikan syair cinta,Namun kini hanyalah syair
Tidak ada komentar:
Posting Komentar